SELAMAT DATANG KE BLOGNYA ANAK ITK 35...

Blog ini buat and khusus buat Mariners 35: yang jomblo, yang dah merit, complicated, yang perutnya dah endut kena kolesterol, masih bugar silahkan abang dan mba isi cerita-cerita seru kita semua... Salam ITK !!!

Hayu pada ngisi dunk...

Yang punya cerita+foto, sementara bisa kirim via email : hatasura@yahoo.com (Indra)
madduppa@yahoo.com (Hawis)
suryanw@yahoo.com (Surya)
r_langstrump@yahoo.com (Pitak)

Tuesday, October 14, 2008

Di Dolpin, Dijewer dan Dipukuli Kepalanya Berkali2 (Dikutip dari Lampu Merah)

Halo fren, ada cerita neh dari temen kita anak 41. Hehehe -gw lagi searching di internet en ada cerita ginian, so bolehlah gw pasang supaya sedikit ada suasana baru. Dulu emang suka gelut2 an en mengintimidasi yah? Setau gw dulu yang suka mengintimidasi itu Aden Kokom (dgn nyanyiannya - skrg jadi PNS teladan di Krawang, sekaligus dosen ikan2n), Henry Valastra(lama kalo nyonteknya pe yg laen pada stres nunggu bagian - skrg jadi PNS juga menurut kabar burung di Tasik). Bener ga seh (mengesampingkan kasus2 laen ma anak Fahutan)? Hehehe - anyway butway selamat membaca...
Diambil dari :

http://hermansaksono.com/2008/06/jawaban-pengeroyokan-di-ipb.html

Cuma gw copy paste doank, tuk komentar baca aja tu situs.


June 30th, 2008

Jawaban Pengeroyokan di IPB

Acta Withamana dari ITK IPB hari Minggu kemarin mengirimkan komentar perihal tulisan saya yang berjudul Luthfi Dikeroyok Karena Blog. Komentar ini sekaligus menjadi klarifikasi dari pihak mahasiswa ITK.

•••

Assalamualaikum Wr.Wb
Saya Acta Withamana ITK 41…
Cukup sensitif ya pembicaraan kali ini, akan saya coba jelaskan. Karena saya adalah termasuk orang yang berada di “TKP”.

Kronologis yg saya ketahui…
Saya ketika itu sedang makan di Dolphin, kantin FPIK, dan ngeliat anak2 ITK kumpul..dan rupanya mereka sedang membicarakan masalah blog… Saya juga termasuk yang berbicara di forum tersebut.

Buat mas Herman sang TS yang saya ingin bertanya darimana anda mendapatkan cerita ini? Karena ada hal yang tidak benar dalam tulisan ini.

Pertama :
“Dari penjelasan Luthfi, satu per satu mahasiswa lain bergabung hingga ada kurang lebih 15 orang, dan ikut membentak-bentak. Mereka menjewer-jewer dan memukuli kepala sebanyak 3 kali.”

Sebenarnya pihak HIMITEKA sendiri telah mengusulkan untuk bertemu di sekret HIMITEKA yang suasananya lebih kondusif. Entah kenapa Lutfi memilih untuk bertemu di kantin FPIK. Sehingga banyak pihak yang sekedar lewat, menjadi terpancing ke dalam forum. Lalu untuk masalah dibentak-bentak memang benar adanya, toh tulisan lutfi pun memancing emosi banyak pihak. Pukul meja pun terjadi beberapa kali (termasuk saya melakukannya). Tapi DIPUKULI dan DIJEWER?? Saya tidak melihat kejadian tersebut..Bisa anda tanyakan saksi2 penjaga kantin yang ada di kantin tersebut. Kita sebagai anak ITK memilih menyelesaikan secara diplomatis..sehingga menuntut lutfi untuk memberikan solusi yang bisa menyelesaikan masalah, dan toh kita terima solusi tersebut. Karena hal ini sekali lagi menyangkut nama baik ITK, mohon klarifikasi kejadian tersebut.

Kedua :
“Saat situasi dirasa terlalu memanas, Luthfi diajak ke sekretariat himpunan mahasiswa bersama 3 mahasiswa lain untuk merundingkan penyelesaian masalah. Di sana, dia diminta untuk menuliskan solusi, dan mereka boleh menerima dan menolak. Setelah itu dia diperkenankan pulang dan mereka berjanji akan menghubungi. Hingga saat ini Luthfi belum dihubungi.”

Lutfi memang dibawa ke sekretariat Himpro THP (saya lupa euy singkatannya). Karena kita ingin menyelesaikan secara diplomatis, dan Lutfi pun dalam blognya mengatasnamakan “ITK” sebagai lembaga yang dia kritik. Oleh karena itu kita memilih menyelesaikan secara kelembagaan. Lutfi pun pulang dan berjanji untuk merealisasikan solusi tersebut esoknya. Karena solusi tersebut telah dilaksanakan, jelas kita tidak perlu menghubunginya lagi. Buat apa?? Toh masalahnya sudah beres

Sekali lagi, kita debat secara terbuka, Lutfi pun bebas mengungkapkan pendapatnya. Aksi bentak-membentak buat saya suatu hal yang wajar ketika yang disulut adalah emosi KELEMBAGAAN ITK. Tapi kita tidak anarkis, mas. Bahkan kita sempat nanya untuk solusi kepada Lutfi, “Kamu maunya apa??” karena berkali2 jawaban dia selalu “nyeleneh” dia menjawab “Mau Pulang…” heh??…sebenarnya letak MAU menyelesaikan masalahnya dimana??. Apa kita Intimidatif? Awalnya kita menawarkan untuk berdiskusi di Sektret HIMITEKA loh..tapi Lutfi sendiri yang memilih di kantin. Isi kepala setiap orang tidak sama, begitu pula emosinya. Jadi tidaklah layak dikatakan bila “ITK” intimidatif.

Mas, Blog salah satunya adalah membangun public opinion. Blog ini juga termasuk salah satu yang sensitif karena permasalahan kita adalah (sekali lagi) nama baik ITK yang tercemar. Masalah yang sudah selesai bisa tersulut lagi. Jadi tolong mas Herman bisa mengklarifikasi ke narasumber dan saksi. Apabila tidak bisa mengklarifikasi, tolong HAPUS blog ini. Kalau ingin bertemu saya dan ingin mengklarifikasi kejadian ini, saya akan layani tanpa INTIMIDASI. Saya Tunggu RESPON dari mas Herman.

Wassalam

•••

Menjawab pertanyaan Acta darimana saya memperoleh informasi untuk tulisan saya, sumber tulisan tersebut adalah hasil wawancara dengan Luthfi.

3 comments:

Anonymous said...

kalo gw ada di situ, tu anak udah gw kasih salam sayang kali ya....hahaha...

ITK 35 :) said...

Anak - anak jaman sekarang mang tengil ya, Tak. Kalo kita kan dulu ga tengil ya? Ga ada tuh yang ribut2... hahaha :P

Anonymous said...

itulah klo sering makan mie instant, kopi instant, dll yang serba instant, jadinya sesuatunya pengen instant. Yg gw liat dari masalah TW yang diprotes belakangan ini juga, karena mereka pengen instan. Mau gagah2an jadi mariners tapi nggak mau cape di gaplok. Terlepas dari semua polemik ttg TW, yw hanya gw liat itu adalah proses, TITIK. Persepsi gimana TW yang tergantung otak kita, Keras atau lembeunya TW ya tergantung badan kita, lulus ato nggak nya ya tergantung kekuatan itikad kita.

Mungkin nggak sih, suatu kali TW kita datang ke Pelabuhan ratu, dan minta anak2 yang diospek itu ngajarin kita gimana caranya kritis huehehehehe.....

Cape deh...

Zligy

Song for The Month

Song for The Month
KLA Project coy